
"Halloween" Kembalinya Mimpi Buruk Halloween
Pemain: Malcolm McDowell, Sheri Moon Zombie, Tyler Mane,
Scout Taylor-Compton, Daeg Faerch
Michael Myers (Daeg Faerch) tumbuh dalam keluarga yang berantakan. Di usia sepuluh tahun, Michael
sudah menampakkan gejala psikopat. Michael punya kegemaran menyiksa dan membunuh binatang, hobi yang akhirnya
menjadi mimpi buruk bagi seluruh penghuni kota kecil Haddonfield, tempat Michael tinggal.
Di malam Halloween, Michael kecil menghabisi nyawa kakak dan ayah tirinya. Ulah ini membuat Michael harus mendekam
di rumah sakit jiwa untuk waktu yang cukup panjang. Selama dalam rumah sakit, Michael berada dalam perawatan Dokter
Sam Loomis (Malcolm McDowell) yang akhirnya menyerah karena tak mampu menguak misteri kondisi
kejiwaan Michael.
Deborah (Sheri Moon Zombie), ibu Michael, yang merasa putus asa akhirnya mengambil jalan pintas,
bunuh diri, lantaran Michael membunuh seorang perawat saat ibunya mengunjungi Michael.
Enam belas tahun berlalu, namun Michael tak juga menunjukkan perubahan. Michael bahkan berhasil melarikan diri dari
rumah sakit saat akan dipindahkan ke penjara dengan keamanan ketat. Kini, setelah bertahun berada dalam kekangan,
Michael hanya punya satu tempat untuk dikunjungi: Haddonfield.
Film arahan sutradara Rob Zombie ini sebenarnya adalah remake dari film era 70-an dengan judul yang sama.
Namun untuk disebut sebuah remake mungkin kurang tepat karena Rob Zombie telah ‘menerjemahkan’ ulang film
ini menjadi sebuah film dengan ‘gaya’ Rob sendiri.
Sejak dirilis akhir Agustus 2007 lalu, film ini banyak menuai kritikan pedas dari para kritikus film lantaran tak
menawarkan sesuatu yang lebih baik dari film original-nya. Mungkin ini tidaklah terlalu mengejutkan bila
mengingat track record Rob Zombie yang sebelumnya juga melepas film-film dengan gaya yang tak jauh beda
dari film ini.
Salah satu beda yang menonjol bila dibanding dengan film original-nya adalah ‘penggalian’ motivasi Michael
yang dalam film sebelumnya tak terlalu banyak disinggung. Dalam film ini Rob seolah membuat tokoh Michael Myers jadi
lebih ’simpatik’ dalam artian bahwa latar belakang kejiwaan Michael timbul karena lingkungan yang mendorongnya
menjadi seorang pembunuh.
Sayangnya, ‘kedalaman’ karakter Michael ini tak banyak membantu alur cerita film secara keseluruhan. Bisa dibilang
film ini tak beda dengan film-film slasher lain seperti SCREAM atau I KNOW WHAT YOU DID LAST
SUMMER. Rob Zombie tak mampu memberikan unsur fear factor seperti yang ditawarkan film
original-nya. Alih-alih membuat penonton merasa ‘tegang’ karena menunggu apa yang akan terjadi, Rob malah
memberikan suguhan adegan gore yang membuat film ini jadi lebih terasa sebagai film yang mengumbar adegan
kekerasan dan darah ketimbang film yang menawarkan unsur thriller.
Dilihat dari kemampuan akting, ada dua nama yang menonjol dalam film ini: Malcolm McDowell yang
berperan sebagai Dr. Loomis dan Sheri Moon Zombie (istri Rob Zombie) yang memerankan ibu Michael
Myers. Sebenarnya bukan karena akting mereka yang benar-benar memukau, namun lebih karena hanya dua orang ini yang
kebagian naskah paling banyak. Sisanya sibuk berteriak ketakutan seperti dalam kebanyakan film slasher.
Jadi, bila Anda termasuk orang yang menganggap blood dan gore adalah hiburan, film ini akan
menjadi tontonan yang sangat menarik buat Anda. Jika tidak, Anda tak akan mendapat apa-apa dari film ini.
By Angga Respathy
Scout Taylor-Compton, Daeg Faerch
Michael Myers (Daeg Faerch) tumbuh dalam keluarga yang berantakan. Di usia sepuluh tahun, Michael
sudah menampakkan gejala psikopat. Michael punya kegemaran menyiksa dan membunuh binatang, hobi yang akhirnya
menjadi mimpi buruk bagi seluruh penghuni kota kecil Haddonfield, tempat Michael tinggal.
Di malam Halloween, Michael kecil menghabisi nyawa kakak dan ayah tirinya. Ulah ini membuat Michael harus mendekam
di rumah sakit jiwa untuk waktu yang cukup panjang. Selama dalam rumah sakit, Michael berada dalam perawatan Dokter
Sam Loomis (Malcolm McDowell) yang akhirnya menyerah karena tak mampu menguak misteri kondisi
kejiwaan Michael.
Deborah (Sheri Moon Zombie), ibu Michael, yang merasa putus asa akhirnya mengambil jalan pintas,
bunuh diri, lantaran Michael membunuh seorang perawat saat ibunya mengunjungi Michael.
Enam belas tahun berlalu, namun Michael tak juga menunjukkan perubahan. Michael bahkan berhasil melarikan diri dari
rumah sakit saat akan dipindahkan ke penjara dengan keamanan ketat. Kini, setelah bertahun berada dalam kekangan,
Michael hanya punya satu tempat untuk dikunjungi: Haddonfield.
Film arahan sutradara Rob Zombie ini sebenarnya adalah remake dari film era 70-an dengan judul yang sama.
Namun untuk disebut sebuah remake mungkin kurang tepat karena Rob Zombie telah ‘menerjemahkan’ ulang film
ini menjadi sebuah film dengan ‘gaya’ Rob sendiri.
Sejak dirilis akhir Agustus 2007 lalu, film ini banyak menuai kritikan pedas dari para kritikus film lantaran tak
menawarkan sesuatu yang lebih baik dari film original-nya. Mungkin ini tidaklah terlalu mengejutkan bila
mengingat track record Rob Zombie yang sebelumnya juga melepas film-film dengan gaya yang tak jauh beda
dari film ini.
Salah satu beda yang menonjol bila dibanding dengan film original-nya adalah ‘penggalian’ motivasi Michael
yang dalam film sebelumnya tak terlalu banyak disinggung. Dalam film ini Rob seolah membuat tokoh Michael Myers jadi
lebih ’simpatik’ dalam artian bahwa latar belakang kejiwaan Michael timbul karena lingkungan yang mendorongnya
menjadi seorang pembunuh.
Sayangnya, ‘kedalaman’ karakter Michael ini tak banyak membantu alur cerita film secara keseluruhan. Bisa dibilang
film ini tak beda dengan film-film slasher lain seperti SCREAM atau I KNOW WHAT YOU DID LAST
SUMMER. Rob Zombie tak mampu memberikan unsur fear factor seperti yang ditawarkan film
original-nya. Alih-alih membuat penonton merasa ‘tegang’ karena menunggu apa yang akan terjadi, Rob malah
memberikan suguhan adegan gore yang membuat film ini jadi lebih terasa sebagai film yang mengumbar adegan
kekerasan dan darah ketimbang film yang menawarkan unsur thriller.
Dilihat dari kemampuan akting, ada dua nama yang menonjol dalam film ini: Malcolm McDowell yang
berperan sebagai Dr. Loomis dan Sheri Moon Zombie (istri Rob Zombie) yang memerankan ibu Michael
Myers. Sebenarnya bukan karena akting mereka yang benar-benar memukau, namun lebih karena hanya dua orang ini yang
kebagian naskah paling banyak. Sisanya sibuk berteriak ketakutan seperti dalam kebanyakan film slasher.
Jadi, bila Anda termasuk orang yang menganggap blood dan gore adalah hiburan, film ini akan
menjadi tontonan yang sangat menarik buat Anda. Jika tidak, Anda tak akan mendapat apa-apa dari film ini.
By Angga Respathy
